Bayern Munchen Resmi Gaet Jonathan Tah
Langkah strategis diambil Bayern Munchen dalam upaya memperkuat barisan belakang mereka. Klub elite Bundesliga tersebut resmi mengumumkan kedatangan Jonathan Tah, bek tengah tangguh milik Bayer Leverkusen. Kepindahan ini menjadi bagian dari rencana besar Bayern untuk kembali ke jalur kejayaan setelah musim yang kompetitif.
Jonathan Tah direkrut tanpa biaya transfer karena kontraknya bersama Leverkusen telah habis. Bayern bergerak cepat untuk mengamankan jasanya dan langsung mengikat pemain berusia 28 tahun itu dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029. Kesepakatan ini menandai kepercayaan besar dari manajemen Bayern terhadap kapasitas dan konsistensi Tah sebagai pemain belakang.
Tah akan mengenakan nomor punggung 4 di Allianz Arena. Angka itu bukan hanya simbolis, tapi juga menunjukkan bahwa dirinya diproyeksikan sebagai pilar utama dalam skema pertahanan yang dirancang oleh pelatih Bayern musim depan.
Pengalaman dan Ketenangan: Modal Besar untuk Bayern
Jonathan Tah bukan nama baru di sepak bola Jerman. Ia telah dikenal sebagai salah satu bek paling solid di Bundesliga selama hampir satu dekade. Kehadirannya di Bayern diyakini akan menambah kedalaman dan kestabilan di lini belakang yang musim lalu kerap kali terlihat rapuh.
Bayern Munchen sendiri sedang membenahi sektor pertahanan mereka, terutama setelah kehilangan sejumlah pemain kunci dan penurunan performa defensif di beberapa laga penting musim lalu. Dalam konteks tersebut, Tah datang membawa pengalaman, ketenangan, dan pemahaman taktis yang telah teruji di level tertinggi.
Perjalanan Karier: Dari Hamburg ke Puncak Bundesliga
Jonathan Tah memulai karier sepak bolanya di akademi Hamburger SV. Ia bergabung di usia 13 tahun dan menunjukkan perkembangan pesat selama masa pembinaannya. Pada 2013, ia mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang melakukan debut untuk tim utama HSV dalam pertandingan Bundesliga. Di usia 17 tahun, Tah sudah tampil sebagai starter dan menunjukkan kematangan di atas rata-rata pemain seusianya.
Ia sempat dipinjamkan ke Fortuna Düsseldorf selama satu musim untuk mendapatkan menit bermain reguler. Namun, loncatan besar dalam kariernya terjadi ketika ia pindah ke Bayer Leverkusen pada 2015. Di sana, Tah menjelma menjadi andalan di jantung pertahanan, tak hanya di level klub, tetapi juga di tim nasional Jerman.
Selama sembilan musim bersama Leverkusen, Tah mencatat lebih dari 400 penampilan resmi di semua kompetisi. Ia turut mencetak 18 gol dan memberikan 13 assist. Statistik yang impresif bagi seorang bek tengah. Musim terbaiknya datang pada 2023/2024 ketika ia membawa Leverkusen meraih treble domestik, mencakup Bundesliga, DFB-Pokal, dan Piala Super Jerman. Pencapaian itu menjadi salah satu alasan utama mengapa Bayern menaruh minat besar terhadap sang pemain.
Diproyeksikan Jadi Pemimpin Baru di Allianz Arena
Manajemen Bayern Munchen memandang Jonathan Tah bukan sekadar pemain bertahan, tetapi juga calon pemimpin baru di ruang ganti. CEO klub, Jan-Christian Dreesen, menyatakan bahwa Tah memiliki kombinasi ideal antara pengalaman, jiwa kepemimpinan, dan mentalitas juara.
“Kami sangat antusias menyambut Jonathan Tah di Bayern. Ia adalah pemain internasional berpengalaman yang memiliki kualitas teknis dan mental luar biasa. Ia telah membuktikan dirinya bisa bermain di level tertinggi dan menjadi pemimpin dalam sebuah tim juara,” ujar Dreesen dalam rilis resmi klub.
Tah disebut-sebut sebagai penerus alami bagi Eric Dier, yang musim ini memutuskan hijrah ke AS Monaco. Dengan kepergian Dier dan mulai menurunnya performa beberapa pemain belakang senior Bayern, Tah diyakini akan langsung menempati posisi inti di skuad.
Misi Baru, Tantangan Baru
Jonathan Tah sendiri menyambut kepindahannya ke Bayern dengan antusiasme tinggi. Dalam wawancara perdananya sebagai pemain Bayern, ia menyampaikan keinginannya untuk memberi kontribusi maksimal dan membantu klub meraih kembali dominasi domestik dan Eropa.
“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari FC Bayern. Ini klub besar dengan sejarah luar biasa. Saya siap menghadapi tantangan baru dan ingin memberikan segalanya di lapangan,” ujar Tah.
“Ambisi saya jelas, saya ingin menjadi pemain penting di sini, membawa tim meraih banyak kemenangan, dan memenangkan trofi. Saya tahu tanggung jawab di klub seperti ini sangat besar, dan saya siap menjalaninya.”
Tah juga menambahkan bahwa ia melihat Bayern sebagai klub dengan lingkungan profesional dan atmosfer kompetitif yang bisa membantunya berkembang lebih jauh. Ia ingin memanfaatkan setiap peluang untuk tumbuh sebagai pemain dan sebagai pemimpin di lapangan.
Kontribusi untuk Timnas Jerman
Selain bersinar di level klub, Jonathan Tah juga merupakan bagian penting dari tim nasional Jerman. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi 35 caps untuk Die Mannschaft dan tampil di dua edisi Piala Eropa, termasuk Euro 2024 yang digelar musim panas lalu.
Performa stabilnya di kompetisi besar membuatnya menjadi salah satu pilihan utama pelatih timnas, terutama dalam menghadapi ajang internasional seperti UEFA Nations League dan Kualifikasi Piala Dunia. Dengan bergabungnya ke Bayern, ekspektasi terhadap performa Tah di timnas pun diperkirakan akan meningkat, mengingat ia kini bermain di klub dengan level tekanan dan kualitas tinggi setiap pekannya.
Dengan kedatangan Jonathan Tah, Bayern Munchen menegaskan keseriusannya dalam memperkuat fondasi tim untuk musim 2025/2026. Bek berpengalaman ini diharapkan mampu menjadi benteng kokoh sekaligus pemimpin baru di lini belakang. Jika ia mampu mereplikasi performa konsistennya bersama Leverkusen, maka tak diragukan lagi, kehadiran Tah akan menjadi aset berharga bagi Die Roten dalam misi mereka merebut kembali supremasi di Jerman dan Eropa.
-
24 Dec 2025Jackson Bersinar di Tengah Hujan: Senegal Gulung Botswana 3-0, Puncaki Grup D
-
24 Dec 2025Gol Waktu Tambahan Mohamed Salah Selamatkan Mesir dari Kejutan Zimbabwe
-
23 Dec 2025Dari Gugup ke Gemuruh: Maroko Taklukkan Komoro 2-0 di Laga Pembuka Piala Afrika
-
23 Dec 2025Operasi Patah Fibula Alexander Isak Buat Lini Depan Liverpool Terkapar, Bursa Januari di Ujung Pintu
-
23 Dec 2025Malam Rekor di Bernabeu: Mbappe Samai Jejak Ronaldo, Madrid Jinakkan Sevilla 2-0
-
19 Dec 2025Qatar Ukir Sejarah: Dua Final FIFA Dalam 24 Jam, PSG vs Flamengo Panaskan Doha
-
17 Dec 2025Brendan Rodgers Resmi Nahkodai Al Qadsiah: Tujuh Pekan Usai Tinggalkan Celtic, Proyek Ambisius Saudi Menanti
-
17 Dec 2025Haaland Menyala di Selhurst Park: Brace dan Ketajaman City Lumat Palace 3-0, Tekanan ke Arsenal Kian Menggila
-
15 Dec 2025Rodrygo Selamatkan Madrid: Drama di Mendizorroza, Alonso Bernafas Lega Setelah Menang 2-1 atas Alaves
-
15 Dec 2025Flamengo Tumbangkan Pyramids 2-0 dan Tantang PSG di Final Piala Interkontinental
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Operasi Patah Fibula Alexander Isak Buat Lini Depan Liverpool Terkapar, Bursa Januari di Ujung Pintu SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Malam Rekor di Bernabeu: Mbappe Samai Jejak Ronaldo, Madrid Jinakkan Sevilla 2-0 SKWNEWS — Kylian Mbappe merayakan…
#SKWNEWS skwslot Qatar Ukir Sejarah: Dua Final FIFA Dalam 24 Jam, PSG vs Flamengo Panaskan Doha SKWNEWS – Qatar …
#SKWNEWS skwslot Brendan Rodgers Resmi Nahkodai Al Qadsiah: Tujuh Pekan Usai Tinggalkan Celtic, Proyek Ambisius Saudi Menanti SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Haaland Menyala di Selhurst Park: Brace dan Ketajaman City Lumat Palace 3-0, Tekanan ke Arsenal Kian Menggila …
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi