SKWNEWS Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Grimaldo Selamatkan Leverkusen, Gol Menit 88 Curi Poin Dramatis 2-2 dari Newcastle

 

SKWNEWS — Alejandro Grimaldo kembali menjadi penentu. Bek-kiri tajam milik Bayer Leverkusen itu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-88 untuk memastikan laga kontra Newcastle di Liga Champions berakhir 2-2, dalam duel ketat yang naik-turun temponya dan sarat drama hingga peluit akhir. Hasil ini menjaga sengitnya persaingan menuju fase gugur, dengan Newcastle mengumpulkan 10 poin dan Leverkusen 9 poin, menyisakan dua pertandingan lagi di babak penyisihan.

Pertandingan dimulai dengan kabar yang mengguncang kubu tuan rumah: sekitar setengah jam sebelum kick-off, pelatih Kasper Hjulmand dipastikan absen karena alasan pribadi. Meski begitu, pendekatan “kembali ke dasar” yang ia canangkan sejak menggantikan Erik ten Hag—yang dipecat setelah hanya dua laga liga—tetap terlihat jelas. Leverkusen menekan tinggi, memadatkan lini tengah, dan agresif memanfaatkan bola mati.

Keberanian itu langsung terbayar. Pada menit ke-13, Aleix Garcia mengirim bola melambung dari sepak pojok yang mengarah ke Robert Andrich di tiang jauh. Sundulan sang kapten tak mengarah tepat sasaran, tetapi mengenai punggung Bruno Guimaraes dan memantul masuk. Gol bunuh diri itu membuat Leverkusen unggul dan menegaskan dominasi mereka di fase awal, terutama lewat pergerakan sayap dan kombinasi cepat di sepertiga akhir.

Newcastle perlahan bangkit, namun Leverkusen menutup ruang dengan disiplin, membuat peluang bersih sulit tercipta sepanjang babak pertama. Setelah turun minum, tensi pertandingan meledak akibat blunder di lini belakang tuan rumah. Nick Woltemade, yang relatif tenggelam di 45 menit awal, melakukan pressing yang memaksa Mark Flekken panik. Ketika Flekken berupaya menguasai bola, Woltemade menyelinap dan memancing kontak di dalam kotak; wasit menunjuk titik putih. Anthony Gordon, dengan ketenangan khasnya, mengeksekusi penalti untuk menyamakan skor. Hanya beberapa menit kemudian, Gordon hampir membalikkan keadaan saat tembakannya membentur sisi dalam tiang dengan Flekken sudah tak berdaya—peringatan keras bagi Leverkusen bahwa mereka tengah menghadapi tim yang berbahaya saat transisi.

Kebangkitan The Magpies berlanjut. Pada menit ke-74, Gordon kembali menciptakan perbedaan. Menemukan ruang di sisi kiri, ia mengirim umpan silang melengkung yang sempurna ke arah Lewis Miley. Gelandang muda itu melompat lebih tinggi dari pengawalnya dan menyundul bola menaklukkan Flekken. Gol ini mengubah ritme laga: Newcastle memilih menurunkan blok pertahanan, memadatkan area kotak penalti dan bermain reaktif, berharap mencuri peluang dari serangan balik.

Keputusan itu memberi Leverkusen undangan untuk menggempur. Sayap-sayap tuan rumah—dengan Grimaldo sebagai motor—terus mengirimkan ancaman. Tekanan makin menjadi-jadi memasuki 10 menit terakhir, dan pertahanan Newcastle akhirnya retak ketika Ibrahim Maza menemukan celah di antara lini, menyodorkan bola kepada Grimaldo. Tanpa ragu, pemain andalan Leverkusen musim ini melepaskan tembakan keras mendatar yang meluncur melewati jangkauan tangan Aaron Ramsdale. Skor 2-2 pada menit ke-88 disambut sorak gemuruh publik tuan rumah—bukan sekadar gol penyeimbang, tetapi injeksi moral yang sangat dibutuhkan di momen kritis.

Secara keseluruhan, ini adalah laga yang mengayun dalam momentum. Leverkusen tampil lebih dominan di babak pertama, memimpin lewat situasi bola mati dan mengontrol ritme. Newcastle merespons di babak kedua melalui kecerdikan pressing dan efektivitas eksekusi, memanfaatkan satu kesalahan untuk kembali ke pertandingan lalu memimpin lewat penyelesaian klinis Miley. Namun keberanian Leverkusen untuk menumpuk pemain di sepertiga akhir serta kualitas individu Grimaldo memastikan satu poin tetap tinggal di markas mereka.

Bagi kiper Leverkusen, Mark Flekken, malam ini menjadi campuran antara sial dan lega: penalti yang ia hasilkan mengubah arah pertandingan, tetapi kebobolan yang diiringi sapuan-sapuan penting di fase akhir setidaknya membantu menahan laju Newcastle ketika tuan rumah mengejar. Di sisi lain, Anthony Gordon tampil menonjol—satu gol, satu assist, dan satu tembakan yang membentur tiang—menegaskan statusnya sebagai penggerak utama serangan tim tamu.

Implikasinya jelas terasa di klasemen. Dengan 10 poin, Newcastle berada dalam posisi yang menjanjikan, namun undian dua laga terakhir tergolong berat: menjamu PSV Eindhoven lalu bertandang ke markas juara bertahan Paris Saint-Germain. Leverkusen, yang mengoleksi 9 poin, akan menghadapi Olympiacos dan Villarreal—dua tim yang sedang berjuang di papan bawah—sebuah jadwal yang di atas kertas lebih bersahabat. Musim lalu, 11 poin sudah cukup untuk lolos ke babak 24 besar dan melenggang ke fase gugur; patokan ini menambah bobot pada setiap poin yang tersisa untuk diperebutkan.

Di tengah dinamika itu, nama Grimaldo kembali disorot. Salah satu pilar saat Leverkusen merebut gelar perdana pada musim 2023-24, sang bek kiri terus bersinar musim ini dengan catatan 9 gol dan 5 assist dari 19 penampilan di semua ajang. Gol telatnya malam ini tak hanya menyelamatkan hasil, tapi juga menggambarkan daya ledak Leverkusen dari lini kedua—sebuah senjata yang bisa menentukan nasib mereka di dua laga pamungkas fase grup.

Ketika peluit panjang berbunyi, kedua tim sama-sama pulang dengan pelajaran penting. Newcastle menunjukkan kapasitas untuk membalikkan keadaan di atmosfer tandang yang sulit, sementara Leverkusen membuktikan daya tahannya di bawah tekanan, meski diterpa absennya pelatih kepala di menit-menit akhir persiapan. Pada akhirnya, satu poin terasa adil—dan cukup untuk memastikan tensi persaingan menuju babak gugur tetap membara hingga akhir.

HOT NEWS

TRENDING

Operasi Patah Fibula Alexander Isak Buat Lini Depan Liverpool Terkapar, Bursa Januari…

Malam Rekor di Bernabeu: Mbappe Samai Jejak Ronaldo, Madrid Jinakkan Sevilla 2-0

Qatar Ukir Sejarah: Dua Final FIFA Dalam 24 Jam, PSG vs Flamengo…

Brendan Rodgers Resmi Nahkodai Al Qadsiah: Tujuh Pekan Usai Tinggalkan Celtic, Proyek…

Haaland Menyala di Selhurst Park: Brace dan Ketajaman City Lumat Palace 3-0,…

Scroll to Top