Liverpool Terjerembap ke Kekalahan Keempat Beruntun Usai Tumbang 3-2 di Markas Brentford
SKWNEWS – Liverpool menderita kekalahan keempat berturut-turut di Liga Primer setelah Brentford menaklukkan sang juara bertahan 3-2 dalam pertandingan pekan ini, sebuah hasil yang mengukuhkan betapa rapuhnya fase transisi yang sedang dilalui The Reds. Gol-gol dari Dango Ouattara, Kevin Schade, dan Igor Thiago membawa tuan rumah meraih kemenangan yang menaikkan mereka ke peringkat 10 klasemen, sementara Liverpool merosot ke posisi keenam dan kini menghadapi peluang tertinggal hingga tujuh poin dari pemuncak klasemen Arsenal jika hasil-hasil lain berjalan tidak menguntungkan.
Pertandingan di Brentford Community Stadium berlangsung penuh taktik dan dramatis. Brentford mengandalkan senjata yang sudah lama menjadi ciri khas mereka musim ini: lemparan ke dalam jarak jauh yang dilancarkan Michael Kayode. Umpan lambung dari Kayode menciptakan kekacauan di kotak penalti Liverpool, di mana Kristoffer Ajer menyambut dengan sundulan yang kemudian dimanfaatkan Ouattara dengan tendangan voli yang bersarang ke gawang. Gol awal ini adalah cerminan bagaimana taktik sederhana tapi terlatih dapat mengganggu tim besar yang sedang kehilangan ritme.
Liverpool sempat menunjukkan reaksi. Florian Wirtz, salah satu investasi mahal yang diharapkan membawa kualitas tambahan, memiliki peluang yang seharusnya bisa menjadi gol pertamanya bagi klub namun tendangannya melenceng. Momentum tuan rumah tak padam; Mikkel Damsgaard terus menjadi ancaman nyata, melepaskan tembakan yang ditepis kiper Giorgi Mamardashvili sebelum dirinya menciptakan gol kedua lewat assist cemerlang kepada Kevin Schade. Schade memanfaatkan ruang di belakang bek Liverpool dan melepaskan tembakan rendah yang menaklukkan Mamardashvili, membuat tuan rumah menjauh menjadi 2-0.
Selama beberapa bagian laga, Brentford tampak lebih berbahaya meski tidak selalu dominan dalam penguasaan bola. Pola permainan pragmatis mereka — menekan dengan intensitas dan memaksimalkan bola-bola mati serta lemparan panjang — membuat pertahanan Liverpool berkali-kali kerepotan. Di sisi lain, masalah struktural yang dialami Liverpool sejak awal musim kembali terekspos: konsistensi lini belakang yang goyah, koordinasi yang belum menyatu di lini tengah, serta kegagalan memaksimalkan peluang dari pemain-pemain berkelas.
Performa individu juga menjadi sorotan. Milos Kerkez, yang ditebus dengan biaya signifikan pada bursa transfer, belum menemukan performa terbaiknya sejak kedatangan; meskipun begitu ia sempat berusaha menebus penampilan buruknya ketika mencoba menyambut umpan silang Conor Bradley pada masa tambahan babak pertama, sebuah aksi yang menandai keinginan dan usahanya untuk berkontribusi. Namun, Liverpool tetap kebobolan dua kali dalam banyak laga awal musim ini—sebuah catatan yang memprihatinkan bagi tim yang berambisi mempertahankan gelar.
Kondisi pertandingan memanas pada menit ke-60 ketika VAR memberikan penalti bagi Brentford setelah tayangan ulang memperlihatkan Virgil van Dijk melakukan kontak dengan Ouattara di dalam kotak; keputusan ini membalikkan situasi awal yang sempat dianggap pelanggaran di luar kotak. Igor Thiago sukses mengeksekusi penalti tersebut, membawa Brentford unggul 3-0 dan meruntuhkan moral perjalanan tandang Liverpool. Meski kemudian Mohamed Salah berhasil memangkas jarak lewat aksi individu yang mengakhiri paceklik golnya di level klub — tendangan yang memantul dari sisi bawah mistar pada menit ke-89 menandai kembalinya salah satu penyerang paling produktif dunia — itu datang terlambat untuk menghindarkan kekalahan.
Kekalahan ini memperpanjang rentetan buruk Liverpool menjadi lima kekalahan dalam enam pertandingan di semua kompetisi. Arne Slot, yang bertanggung jawab membangun skuad baru setelah jendela transfer menghabiskan hampir £450 juta, kini berada di bawah tekanan untuk menemukan formula tim yang kohesif. Pergeseran besar dalam skuad pasca-transfer belum membuahkan harmoni di lapangan, sementara kesulitan mengatasi taktik-sederhana-tapi-efektif milik lawan menunjukkan perlunya penyesuaian strategi dan peningkatan fase transisi.
Selain masalah taktis, klub juga masih bergelut dengan luka emosional yang mendalam menyusul duka atas meninggalnya Diogo Jota pada Juli lalu, sebuah tragedi yang memengaruhi suasana dan dinamika internal tim. Gabungan faktor emosional dan teknis ini membuat tugas Liverpool semakin berat dalam menstabilkan performa.
Dari sisi Brentford, kemenangan ini adalah bukti efektivitas pendekatan taktik mereka dan kemampuan skuad yang rapat untuk memaksimalkan peluang melawan lawan besar. Hasil positif ini akan memberi kepercayaan diri menjelang laga-laga selanjutnya dan menunjukkan bahwa klub mampu bersaing di level atas saat rencana permainan mereka dijalankan dengan disiplin.
Bagi Liverpool, tuntutan kini jelas: menemukan keseimbangan antara investasi besar yang sudah dikeluarkan dan hasil di lapangan, memperbaiki koordinasi lini belakang, mengembalikan kepercayaan pemain yang sedang melemah, dan memberi jawaban konkret di pertandingan-pertandingan berikutnya. Dengan jadwal padat menanti, waktu untuk bereksperimen semakin sempit; tanpa respon cepat, musim bertahan mereka bisa berubah menjadi perjuangan panjang untuk kembali ke jalur juara.
-
24 Dec 2025Jackson Bersinar di Tengah Hujan: Senegal Gulung Botswana 3-0, Puncaki Grup D
-
24 Dec 2025Gol Waktu Tambahan Mohamed Salah Selamatkan Mesir dari Kejutan Zimbabwe
-
23 Dec 2025Dari Gugup ke Gemuruh: Maroko Taklukkan Komoro 2-0 di Laga Pembuka Piala Afrika
-
23 Dec 2025Operasi Patah Fibula Alexander Isak Buat Lini Depan Liverpool Terkapar, Bursa Januari di Ujung Pintu
-
23 Dec 2025Malam Rekor di Bernabeu: Mbappe Samai Jejak Ronaldo, Madrid Jinakkan Sevilla 2-0
-
19 Dec 2025Qatar Ukir Sejarah: Dua Final FIFA Dalam 24 Jam, PSG vs Flamengo Panaskan Doha
-
17 Dec 2025Brendan Rodgers Resmi Nahkodai Al Qadsiah: Tujuh Pekan Usai Tinggalkan Celtic, Proyek Ambisius Saudi Menanti
-
17 Dec 2025Haaland Menyala di Selhurst Park: Brace dan Ketajaman City Lumat Palace 3-0, Tekanan ke Arsenal Kian Menggila
-
15 Dec 2025Rodrygo Selamatkan Madrid: Drama di Mendizorroza, Alonso Bernafas Lega Setelah Menang 2-1 atas Alaves
-
15 Dec 2025Flamengo Tumbangkan Pyramids 2-0 dan Tantang PSG di Final Piala Interkontinental
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Operasi Patah Fibula Alexander Isak Buat Lini Depan Liverpool Terkapar, Bursa Januari di Ujung Pintu SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Malam Rekor di Bernabeu: Mbappe Samai Jejak Ronaldo, Madrid Jinakkan Sevilla 2-0 SKWNEWS — Kylian Mbappe merayakan…
#SKWNEWS skwslot Qatar Ukir Sejarah: Dua Final FIFA Dalam 24 Jam, PSG vs Flamengo Panaskan Doha SKWNEWS – Qatar …
#SKWNEWS skwslot Brendan Rodgers Resmi Nahkodai Al Qadsiah: Tujuh Pekan Usai Tinggalkan Celtic, Proyek Ambisius Saudi Menanti SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Haaland Menyala di Selhurst Park: Brace dan Ketajaman City Lumat Palace 3-0, Tekanan ke Arsenal Kian Menggila …
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi